Pengajian Dhuha /Sabtu 06 Februari 2016
Narasumber : Ustadz Ucu Najmuddin
Penulis : M Husni Tsaqib
Editor : Muhamad Tavip (Abu Hirzi)
Sering kita lupa, ada salah satu waktu yang sangat baik untuk berdoa, yakni
saat dalam shalat. Rasulallah SAW, pada tasyahud akhir, seringkali beliau dalam waktu
tersebut menambahkan dengan mengucapkan doa-doa
tertentu. Ada beberapa tentang
doa yang sering diucapkan beliau antara lain :
“Allohumma Innii A’uudzubika min ‘Adzaabil Kobri Wa
A’uudzubika min Fitnatil Masiihiddajjaal wa min fitnatil mahyaa yaw al mamaa
tii. Allohumma Innii A’uudzubika minal ma’tsami wal maghrom (Ya Allah, aku berlindung kepadamu dari
berbuat dosa dan banyak hutang)”
Doa-doa ini sangat relevan dengan situasi sekarang,
akhir-akhir ini banyak fitnah yang ditujukan kepada kaum musimin. Sebagai
contoh ada dua masalah yang menjadi tantangan bagi kita akhir-akhir ini yang
diberitakan oleh media massa, antara lain :
- Munculnya dajjal-dajjal yang menarik akidah umat Islam untuk masuk ke golongan-golongan mereka atau munculnya aliran yang tidak sesuai kaidah islam tap dengan mengatasnamakan islam sebagai landasan berpikirnya.
- Sudah dilegalkan undang-undang pernikahan sesama jenis di beberapa negara di dunia, dan dampak dari legalitas ini, cepat atau lambat akan mulai masuk di Indonesia, yang akhirnya akan dimanfaatkan oleh pada dajjal untuk mempengaruhi kaum muslimin.
Terkait dengan munculnya aliran yang mengatasnamakan islam
tapi perbuatannya jauh dari kaidah islam, analisa nara sumber sebagai konselor dari kaum (eks penginkut) yang
disesatkan oleh aliran GAFATAR, antara lain faktor ekonomi dan kedangkalan
pemahaman atas pengetahuan ilmu agama.